Menu

Dark Mode
Ribuan Buruh di Monas Antre Sembako Gratis dari Istana pada Peringatan May Day 2026 Qodari Minta Publik Fokus Substansi Pidato Prabowo, Bukan Polemik “Indonesia Gelap” Sidang Dakwaan Kasus Air Keras Aktivis KontraS Ungkap Motif Empat Prajurit TNI Prabowo Umumkan Paket Kebijakan Ketenagakerjaan Baru di Peringatan May Day 2026 Polda Sumsel Bongkar Ladang Ganja 20 Hektare di Empat Lawang, Satu Tersangka Ditangkap KPK Minta Immanuel Ebenezer Fokus Jalani Sidang, Tanggapi Rencana Gugatan Rp300 Triliun

Headline

Prabowo Tinjau Pengolahan Sampah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

JurnalisBangsabadge-check


					Prabowo Tinjau Pengolahan Sampah Jadi Produk Bernilai Ekonomi Perbesar

 

Jakarta, Jurnalis Bangsa – Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung fasilitas pengolahan sampah menjadi produk bernilai ekonomi di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Berbasis Lingkungan dan Edukasi (TPST BLE) Banyumas, Jawa Tengah, Selasa.

Dalam tayangan video yang diunggah Sekretariat Presiden dan dipantau dari Jakarta, Presiden terlihat mengamati berbagai produk hasil olahan sampah, khususnya limbah plastik yang telah diolah menjadi genteng dan paving block. Produk-produk tersebut diketahui telah dimanfaatkan sebagai material pembangunan fasilitas umum di wilayah setempat.

Kepala Negara tampak beberapa kali memegang langsung hasil olahan tersebut sambil mendengarkan penjelasan dari petugas mengenai proses produksi serta daya tahannya. Ia juga menyimak secara rinci alur pengolahan sampah, mulai dari tahap pemilahan hingga menjadi produk akhir yang siap digunakan kembali atau dipasarkan.

Selain limbah plastik, Presiden juga meninjau pengolahan sampah organik di fasilitas yang berlokasi di Desa Wlahar Wetan itu. Beragam produk turut dipamerkan, seperti pelet organik untuk pakan ikan hingga maggot, baik dalam kondisi hidup maupun kering, yang memiliki kandungan protein tinggi untuk pakan ternak.

TPST BLE Banyumas merupakan fasilitas pengelolaan sampah modern dengan teknologi pemilahan otomatis berkapasitas hingga 75 ton per hari. Fasilitas ini mengolah residu sampah yang berasal dari berbagai TPST di seluruh wilayah Kabupaten Banyumas.

Salah satu keunggulan sistem yang diterapkan adalah metode One Day Process, yakni teknologi yang memastikan seluruh sampah yang masuk dapat diproses dalam waktu satu hari. Dengan sistem ini, tidak terjadi penumpukan limbah di area pengolahan.

Melalui pendekatan tersebut, TPST BLE Banyumas menargetkan penerapan konsep Zero Waste to Landfill, di mana tempat pemrosesan akhir tidak lagi menjadi lokasi penimbunan sampah terbuka, melainkan bertransformasi menjadi pusat produksi barang bernilai ekonomi.

Selain menghasilkan genteng dan paving block, fasilitas ini juga memproduksi bahan bakar alternatif seperti Refuse-Derived Fuel (RDF) dan Bahan Bakar Jumputan Padat (BBJP). Produk tersebut dimanfaatkan sebagai campuran batu bara pada pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) serta industri semen, sekaligus mendukung upaya transisi menuju energi yang lebih ramah lingkungan di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Ribuan Buruh di Monas Antre Sembako Gratis dari Istana pada Peringatan May Day 2026

1 May 2026 - 23:19 WIB

Qodari Minta Publik Fokus Substansi Pidato Prabowo, Bukan Polemik “Indonesia Gelap”

1 May 2026 - 22:01 WIB

Sidang Dakwaan Kasus Air Keras Aktivis KontraS Ungkap Motif Empat Prajurit TNI

1 May 2026 - 20:55 WIB

Prabowo Umumkan Paket Kebijakan Ketenagakerjaan Baru di Peringatan May Day 2026

1 May 2026 - 19:36 WIB

Polda Sumsel Bongkar Ladang Ganja 20 Hektare di Empat Lawang, Satu Tersangka Ditangkap

1 May 2026 - 18:25 WIB

Trending on Headline