Menu

Dark Mode
Musda IV Garda Metal Tangerang Raya Digelar Sederhana, Tekankan Soliditas Organisasi Seniman 76 Tahun Berjuang Lunasi Utang Rp500 Juta Lewat Lukisan Polisi Tangkap Terduga Pelaku Penikaman Ketua DPD II Golkar Maluku Tenggara Golkar Maluku Minta Polisi Usut Tuntas Penikaman Nus Kei di Bandara Langgur BNI Tegaskan ‘Deposito Investment’ Bukan Produk Resmi, Dana Nasabah Rp 28 Miliar Akan Dikembalikan Polisi Tangkap 5 Pengedar Obat Keras Ilegal di Sawah Besar

Headline

Kementerian Ekraf Gaspol Ekspansi Global Produksi Iklan Indonesia di ADFEST 2026

JurnalisBangsabadge-check

 

JakartaJurnalis Bangsa – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif memperkuat ekspansi global industri ekonomi kreatif melalui partisipasi pegiat produksi periklanan Indonesia dalam ajang Asia Pacific Advertising Festival (ADFEST) 2026 di Thailand. Langkah ini diarahkan untuk mendorong subsektor periklanan sebagai _the new engine of growth_ di tingkat internasional.

“Indonesia tidak boleh berhenti sebagai pasar. Kita harus masuk sebagai pemain utama dalam rantai produksi global, membawa proyek masuk, dan menciptakan kolaborasi nyata lintas negara,” ujar Deputi Bidang Kreativitas Media, Agustini Rahayu pada Selasa, 31 Maret 2026.

ADFEST sendiri berlangsung pada 19–21 Maret 2026 di Pattaya, Thailand. Partisipasi Indonesia pada acara ini merupakan kolaborasi antara Kementerian Ekraf dengan Ikatan Rumah Produksi Iklan Indonesia (IRPII) melalui program IRPII x EKRAF Goes to ADFEST 2026. Keterlibatan ini difokuskan pada program Production Hut sebagai ruang untuk menampilkan portofolio sekaligus membuka akses interaksi dengan pelaku industri kreatif global.

Melalui _booth_ bersama, Indonesia menghadirkan karya film iklan komersial serta memperkenalkan layanan produksi kepada calon mitra internasional. Inisiatif ini memberikan gambaran konkret mengenai kesiapan rumah produksi nasional dalam menangani proyek berskala global.

Selama tiga hari pelaksanaan, delegasi yang terdiri dari tujuh rumah produksi iklan di bawah naungan IRPII memanfaatkan momentum ini untuk menjalin koneksi profesional dan mengeksplorasi peluang kolaborasi. Sejumlah pertemuan _business to business_ (B2B) dilakukan dengan perwakilan festival, media industri, dan perusahaan produksi internasional.

Keterlibatan pengunjung dari berbagai negara seperti Jepang, Korea Selatan, Thailand, Singapura, Australia, hingga Amerika Serikat mencerminkan meningkatnya perhatian terhadap kapasitas produksi Indonesia. Hal ini sekaligus membuka ruang kolaborasi lintas wilayah yang lebih luas.

Diskusi yang berlangsung mencakup penjajakan _production services_, potensi proyek internasional, hingga peluang eksposur melalui media dan festival global. Komunikasi lanjutan akan dilakukan untuk mengakselerasi peluang tersebut menjadi kerja sama yang lebih konkret.

Melalui partisipasi ini, Kementerian Ekraf mendorong peningkatan peran Indonesia dalam rantai produksi kreatif global, dengan fokus pada penciptaan nilai tambah, penguatan kapasitas industri, serta perluasan kontribusi pelaku nasional dalam proyek-proyek internasional.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Musda IV Garda Metal Tangerang Raya Digelar Sederhana, Tekankan Soliditas Organisasi

19 April 2026 - 21:55 WIB

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Penikaman Ketua DPD II Golkar Maluku Tenggara

19 April 2026 - 19:59 WIB

Golkar Maluku Minta Polisi Usut Tuntas Penikaman Nus Kei di Bandara Langgur

19 April 2026 - 19:01 WIB

BNI Tegaskan ‘Deposito Investment’ Bukan Produk Resmi, Dana Nasabah Rp 28 Miliar Akan Dikembalikan

19 April 2026 - 18:41 WIB

Polisi Tangkap 5 Pengedar Obat Keras Ilegal di Sawah Besar

19 April 2026 - 16:50 WIB

Trending on Headline