Menu

Dark Mode
Kendaraan Listrik Tak Lagi Bebas Pajak, Pemprov DKI Siapkan Skema Insentif Gunung Dukono Erupsi, Semburkan Abu Vulkanik 1,4 Kilometer JK Ungkap Perannya di Balik Karier Politik Jokowi, Jubir: Sudah Lama Ditahan Musda IV Garda Metal Tangerang Raya Digelar Sederhana, Tekankan Soliditas Organisasi Seniman 76 Tahun Berjuang Lunasi Utang Rp500 Juta Lewat Lukisan Polisi Tangkap Terduga Pelaku Penikaman Ketua DPD II Golkar Maluku Tenggara

Headline

Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Tiba di Tanah Air

JurnalisBangsabadge-check


					Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Tiba di Tanah Air Perbesar

Jakarta, Jurnalis Bangsa – Jenazah 3 Prajurit TNI yang gugur ketika bertugas dalam misi perdamaian, Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) telah tiba pukul 17.30 WIB di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten pada Sabtu sore.

Berdasarkan laporan ketiga jenazah prajurit TNI disemayamkan di Gedung VIP Terminal 3 dan disambut oleh sejumlah prajurit TNI.

ketiga peti langsung dimasukkan ke dalam tiga mobil jenazah. Rencananya upacara penyambutan akan dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto.

Ketiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon adalah Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ikhwan, dan Praka Farizal Rhomadhon.

Praka Farizal Rhomadhon dilaporkan gugur akibat tembakan artileri di sekitar posisi kontingen UNIFIL Indonesia di dekat Adchit Al Qusayr, Lebanon selatan, pada Minggu (29/3).

Tepat keesokan harinya pada Senin (30/3), Indonesia kembali kehilangan lagi dua personelnya di UNIFIL akibat konvoi pasukan yang mereka kawal diserang. Dua personel yang gugur dalam serangan tersebut adalah Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan.

Sementara itu, sebanyak lima prajurit TNI yang terluka meliputi Letnan Satu Infanteri Sulthan Wirdean Maulana, Prajurit Kepala (Praka) Deni Rianto, Praka Rico Pramudia, Praka Bayu Prakoso, dan Praka Arif Kurniawan.

Indonesia meminta Dewan Keamanan PBB untuk mengusut tuntas seluruh insiden yang menimpa prajurit TNI yang sedang bertugas di Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) tepatnya di El Addaiseh, Lebanon selatan.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memberikan pernyataan resmi, menyampaikan kekhawatiran yang sangat mendalam atas ledakan yang terjadi pada Jumat (3/4) di El Addaiseh, Lebanon selatan, yang melukai tiga personel penjaga perdamaian Indonesia yang bertugas di UNIFIL.

Indonesia kembali meminta Dewan Keamanan PBB segera mengusut seluruh insiden terhadap UNIFIL dan agar segera dilakukan pertemuan antara negara kontributor pasukan UNIFIL untuk melakukan review dan mengambil tindakan penguatan pelindungan terhadap pasukan yang bertugas di UNIFIL,” kata Kemlu RI dalam pernyataan resminya itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kendaraan Listrik Tak Lagi Bebas Pajak, Pemprov DKI Siapkan Skema Insentif

20 April 2026 - 09:35 WIB

Gunung Dukono Erupsi, Semburkan Abu Vulkanik 1,4 Kilometer

20 April 2026 - 07:36 WIB

JK Ungkap Perannya di Balik Karier Politik Jokowi, Jubir: Sudah Lama Ditahan

20 April 2026 - 06:59 WIB

Musda IV Garda Metal Tangerang Raya Digelar Sederhana, Tekankan Soliditas Organisasi

19 April 2026 - 21:55 WIB

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Penikaman Ketua DPD II Golkar Maluku Tenggara

19 April 2026 - 19:59 WIB

Trending on Headline