Menu

Dark Mode
Musda IV Garda Metal Tangerang Raya Digelar Sederhana, Tekankan Soliditas Organisasi Seniman 76 Tahun Berjuang Lunasi Utang Rp500 Juta Lewat Lukisan Polisi Tangkap Terduga Pelaku Penikaman Ketua DPD II Golkar Maluku Tenggara Golkar Maluku Minta Polisi Usut Tuntas Penikaman Nus Kei di Bandara Langgur BNI Tegaskan ‘Deposito Investment’ Bukan Produk Resmi, Dana Nasabah Rp 28 Miliar Akan Dikembalikan Polisi Tangkap 5 Pengedar Obat Keras Ilegal di Sawah Besar

Headline

Laporan JAKI Dibalas Pakai Foto AI

JurnalisBangsabadge-check


					Laporan JAKI Dibalas Pakai Foto AI Perbesar

Jakarta, Jurnalis Bangsa – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung langsung mengambil tindakan tegas terkait aduan warga di aplikasi JAKI yang hasilnya ditindaklanjuti dengan foto editan atau Artificial Intelligence (AI).

Ia menginstruksikan jajaran Inspektorat untuk turun tangan menelusuri dugaan pelanggaran yang melibatkan aparatur wilayah setempat.

“Urusan dengan AI yang ada di JAKI. Saya sudah perintahkan kepada Inspektorat untuk memeriksa apakah itu lurahnya, lurah di Kalisari maupun Kasubdinnya,” ujar Pramono di Pasar Gardu Asem, Jakarta Pusat.

Pramono memastikan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak ada toleransi bagi yang melkukan tindakan manipulatif dalam pelayanan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa siapa saja yang terbukti memanipulasi tindak lanjut pelaporan akan langsung dijatuhi sanksi keras demi menjaga prinsip keterbukaan publik.

Dalam hal menyelesaikan keluhan masyarakat di lapangan, Pramono mengutamakan dan lebih menghargai kejujuran aparatnya dalam progres penanganan masalah.

Ia menilai bahwa memalsukan penyelesaian aduan menggunakan AI sama halnya dengan melakukan pembohongan secara langsung kepada warga Jakarta.

“Lebih baik misalnya lah, belum selesai ya belum selesai saja dari pada kemudian dilakukan dengan AI yang notabene itu membohongi dan kami, saya sudah meminta kepada Inspektorat untuk diberikan sanksi untuk itu,” ujar Pramono.

Anggota DPRD dari Komisi A DKI Jakarta Kevin Wu juga mendesak Pemerintah Provinsi memberikan teguran keras terhadap petugas lapangan yang membuat laporan palsu tindak lanjut aduan masyarakat di Aplikasi JAKI pakai foto AI.

Laporan awal warga tersebut menyoroti masalah parkir liar di salah satu perumahan di kawasan Jakarta Timur.

Dalam foto aduan yang dilampirkan, tampak deretan mobil terparkir bebas di bahu jalan beserta seorang petugas berpakaian oranye yang berdiri di lokasi.

Namun, kejanggalan muncul pada bukti foto tindak lanjut di aplikasi JAKI.

Meski deretan mobil tersebut tampak sudah menghilang, sudut pengambilan gambar sama sekali tidak berubah.

Selain itu, terdapat detail yang tidak wajar dan pas pada pakaian petugas di dalam foto tersebut.

Dengan sederet kejanggalan inilah yang memicu dugaan bahwa pihak terkait memanipulasi penyelesaian masalah menggunakan foto hasil rekayasa kecerdasan buatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Musda IV Garda Metal Tangerang Raya Digelar Sederhana, Tekankan Soliditas Organisasi

19 April 2026 - 21:55 WIB

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Penikaman Ketua DPD II Golkar Maluku Tenggara

19 April 2026 - 19:59 WIB

Golkar Maluku Minta Polisi Usut Tuntas Penikaman Nus Kei di Bandara Langgur

19 April 2026 - 19:01 WIB

BNI Tegaskan ‘Deposito Investment’ Bukan Produk Resmi, Dana Nasabah Rp 28 Miliar Akan Dikembalikan

19 April 2026 - 18:41 WIB

Polisi Tangkap 5 Pengedar Obat Keras Ilegal di Sawah Besar

19 April 2026 - 16:50 WIB

Trending on Headline