Jakarta, Jurnalis Bangsa – Nilai tukar rupiah rontok pagi ini, menjadi Rp 17.080 melemah 45 poin atau 0.26 persen. Pelemahan rupiah ini masih dibayangi konflik perang Iran dan AS.
Konflik yang belum mereda akan terus berpengaruh walaupun ada rencana gencatan senjata. Ada kekhawatiran didalam negri inflasi tinggi akibat harga minyak mentah yang terus naik dan kondisi fiskal Indonesia sendiri.

Pernyataan Presiden AS Donald Trump membuat sentimen negatif semakin luas, karena ancaman Trump yang akan melakukan serangan terhadap Iran, pengeboman pembangkit listrik dan jembatan.









