Jakarta, Jurnalis Bangsa – Kejadian di kawasan Puncak, Jawa Barat dimana kendaraan dinas milik Pemprov Jakarta yang mengganti pelat merah menjadi pelat putih pada saat libur panjang Paskah, pada Sabtu (4/4), membuat Gubernur Jakarta, Pramono Anung memberi statment keras bawa kejadian itu tidak dapat ditoleransi.

Pramono juga mengingatkan agar Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jakarta untuk menggunakan mobil dinas sesuai aturan yang berlaku.
“Kalau di Jakarta yang gitu-gitu kita nggak kasih toleransi. Kalau memang harus berkendaraan dinas ya berkendaraan dinas,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta, seperti dilansir Antara, Selasa (7/4).
Pramono juga sudah memberikan teguran keras kepada pengendara mobil dinas tersebut.
“Kalau kendaraannya diubah dari pelat putih menjadi pelat merah dan ketika (ditegur) oleh aparat, kan kelihatan banget antara menyesal dan tidak menyesalnya itu beda-beda tipis lah begitu,” ujar Pramono.
Di kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jakarta Uus Kuswanto menjelaskan berdasarkan laporan dari Kepala BPAD, kendaraan tersebut digunakan dalam rangka pembuatan konten promosi di kawasan Cimacan, Jawa Barat.
Namun, yang menjadi masalah fatal adalah pelat kendaraan diganti dari merah menjadi putih.
Saat ditanyai alasan penggantian plat padahal sedang menjalankan perjalanan dinas, Uus menyebut hal itu tengah mereka dalami.
Uus menyatakan bahwa BPAD saat ini tengah melakukan pemeriksaan lebih mendalam dan termasuk kemungkinan memberikan sanksi tegas.









