Menu

Dark Mode
Pengusaha Jalan Tol Jusuf Hamka Siap Kembalikan Aset TPI ke Tutut Soeharto Usai Menang Gugatan 1.700 SPPG Disetop Sementara, BGN Tegaskan Tak Boleh Ada Pengurangan Porsi MBG Pemprov DKI Tutup White Rabbit PIK, Bareskrim Apresiasi Langkah Tegas Berantas Narkoba Gugatan PB XIV Purbaya terhadap Menbud Fadli Zon di PTUN Jakarta Dicabut Groundbreaking Oakwood Sanur Bali: Penguatan Ekosistem Health And Wellness Living di Kawasan The Sanur KPK Dorong Pembatasan Uang Tunai Selama Pemilu untuk Cegah Politik Uang

Headline

1.700 SPPG Disetop Sementara, BGN Tegaskan Tak Boleh Ada Pengurangan Porsi MBG

JurnalisBangsabadge-check


					1.700 SPPG Disetop Sementara, BGN Tegaskan Tak Boleh Ada Pengurangan Porsi MBG Perbesar

 

Jakarta, Jurnalis Bangsa –  Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus), Aris Marsudiyanto, mengungkapkan sebanyak 1.700 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dihentikan sementara setelah ditemukan adanya pengurangan porsi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Ya kalau tidak salah ada 1.700-an SPPG yang sudah di-suspend oleh BGN untuk diperbaiki. Ini bentuk keseriusan BGN dalam mengelola SPPG dengan kualitas sesuai spesifikasi dan standar yang telah ditetapkan,” kata Aris kepada wartawan dalam acara APPMBGI National Summit di Jakarta Timur, Sabtu (25/4/2026).

Menurut Aris, langkah penghentian sementara tersebut merupakan upaya Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memastikan seluruh layanan SPPG berjalan sesuai standar yang telah ditentukan, baik dari sisi porsi, kualitas bahan makanan, hingga proses penyajian.

Ia menegaskan bahwa tidak boleh ada pengurangan porsi maupun penurunan kualitas dalam program MBG. Standar yang telah ditetapkan harus dipatuhi secara konsisten demi menjaga kualitas asupan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak, ibu hamil, dan lansia.

“SPPG harus menjaga spesifikasi makanan sesuai standar BGN. Jangan mengurangi ukuran, dan kualitas juga harus dijaga, mulai dari kualitas makanan, air, penyajian, hingga dapur. Supaya yang dikonsumsi masyarakat benar-benar higienis, sehat, dan bergizi,” ujarnya.

Aris mengungkapkan, salah satu temuan di lapangan adalah pengurangan ukuran lauk. Ia mencontohkan pemotongan daging ayam yang seharusnya menjadi delapan bagian, namun justru dipotong hingga 12, 16, bahkan 20 bagian, sehingga ukuran menjadi lebih kecil dari standar.

“Ukuran itu penting. Ayam yang seharusnya dipotong delapan, malah jadi lebih banyak potongan sehingga ukurannya mengecil. Begitu juga dengan lele, semuanya harus sesuai spesifikasi agar standar gizi tetap terpenuhi,” kata dia.

BGN menegaskan bahwa perbaikan akan terus dilakukan sebelum SPPG yang dihentikan sementara tersebut kembali dioperasikan, guna menjamin kualitas program MBG tetap terjaga sesuai tujuan awalnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pengusaha Jalan Tol Jusuf Hamka Siap Kembalikan Aset TPI ke Tutut Soeharto Usai Menang Gugatan

26 April 2026 - 09:48 WIB

KPK Dorong Pembatasan Uang Tunai Selama Pemilu untuk Cegah Politik Uang

25 April 2026 - 19:23 WIB

Ramai Komentar soal usul KPK

25 April 2026 - 17:50 WIB

Agnes Aditya Rahajeng Dinobatkan sebagai Puteri Indonesia 2026 di JICC

25 April 2026 - 15:53 WIB

Pemprov DKI akan Lakukan Pemadaman Lampu

25 April 2026 - 14:43 WIB

Trending on Headline