Menu

Dark Mode
KPK: 25 Persen Kasus Korupsi Terkait Pengadaan Barang dan Jasa Wamenpar Apresiasi Jawa Timur atas Pengembangan Desa Wisata Berkelanjutan Polda Metro Jaya Bongkar Laboratorium Narkotika Tersembunyi di Apartemen Tangerang, WN Malaysia Ditangkap Puluhan Siswa SD di Rembang Diduga Keracunan, SPPG Sebut Gejala Muncul Sebelum Konsumsi MBG Delapan Terdakwa Kasus Pemerasan RPTKA Hadapi Sidang Vonis di PN Jakpus Roy Suryo Tetap Bersikukuh Meski Sejumlah Tersangka Tempuh Restorative Justice

Headline

Indonesia Siap Hadapi El Nino

JurnalisBangsabadge-check


					Indonesia Siap Hadapi El Nino Perbesar

Jakarta, Jurnalis Bangsa – Dalam menghadapi pontensi fenomena El Nino Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional potensi (Bapanas) memastikan cadangan pangan nasional kian kokoh melalui penguatan cadangan pangan yang terintegrasi antara pemerintah pusat dan daerah.

Penguatan cadangan pangan tersebut dilakukan secara menyeluruh, mulai dari peningkatan produksi hingga optimalisasi distribusi dan pengelolaan cadangan di berbagai tingkatan di seluruh wilayah. Sehingga tidak hanya memperkuat kesiapan nasional, tetapi juga menjaga stabilitas pasokan dan tentu harga pangan di tengah potensi gangguan iklim.

Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman menegaskan, penguatan cadangan pangan nasional menjadi langkah strategis dan tepat dalam menghadapi dinamika global dan risiko iklim yang semakin kompleks.

“Sesuai peringatan dari BMKG, bahwasanya akan ada El Nino. Ini perlu kita menyiapkan langkah-langkah yang strategis dan cepat. Sekarang ini capaian kita, stok kita hari ini 4,4 juta ton. Insya Allah bulan ini bisa mencapai 5 juta ton,” ujar dia dikutip dari siaran pers resmi, Sabtu (4/4/2026).

Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa menyampaikan, pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif sejak dini, khususnya melalui penguatan sektor produksi dan dukungan sarana prasarana pertanian.

“Beliau (Kepala Badan Pangan Nasional) sudah memerintahkan ke seluruh jajarannya bagaimana penyiapan pupuk, pendistribusian pupuk, sekaligus juga peningkatan luas tambah tanam (LTT). Ini sudah dilakukan sejak beberapa bulan terakhir,” kata Ketut.

“Kita sudah punya pengalaman di 2023-2024, kita mengalami juga El Nino yang tinggi. Pak Kepala Badan sudah pengalaman juga bagaimana menyikapi itu. Sehingga harapan kita, walaupun akan ada El Nino, kita sudah memiliki langkah-langkah mitigasi dan antisipasi,” dia menegaskan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

KPK: 25 Persen Kasus Korupsi Terkait Pengadaan Barang dan Jasa

22 April 2026 - 17:10 WIB

Wamenpar Apresiasi Jawa Timur atas Pengembangan Desa Wisata Berkelanjutan

22 April 2026 - 14:43 WIB

Polda Metro Jaya Bongkar Laboratorium Narkotika Tersembunyi di Apartemen Tangerang, WN Malaysia Ditangkap

22 April 2026 - 14:04 WIB

Puluhan Siswa SD di Rembang Diduga Keracunan, SPPG Sebut Gejala Muncul Sebelum Konsumsi MBG

22 April 2026 - 11:44 WIB

Delapan Terdakwa Kasus Pemerasan RPTKA Hadapi Sidang Vonis di PN Jakpus

22 April 2026 - 08:54 WIB

Trending on Headline