Jakarta, Jurnalis Bangsa – Menteri Lingkungan Hidup (LH) yang baru dilantik, Mohammad Jumhur Hidayat, menegaskan komitmennya untuk menangani berbagai persoalan lingkungan di Indonesia, dengan fokus utama pada pengelolaan sampah agar selaras dengan standar global.
Usai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Senin, Jumhur menyampaikan bahwa tantangan di sektor lingkungan hidup sangat besar dan membutuhkan langkah konkret serta berkelanjutan. Salah satu prioritas yang akan segera ditangani adalah persoalan sampah yang hingga kini masih menjadi isu krusial di berbagai daerah.

“Pasti banyak hal yang harus dilakukan di depan mata kita, misalnya sampah juga kita secara bertahap nanti akan mengikuti global standar begitu ya. Berbagai perjanjian internasional yang kita kerjakan itu,” ujarnya.
Jumhur juga menekankan pentingnya dukungan dari berbagai pihak, termasuk masyarakat luas, dalam mewujudkan lingkungan hidup yang lebih baik. Dengan adanya komitmen kuat dari Presiden Prabowo Subianto, ia optimistis jajaran Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) mampu mencapai target yang telah ditetapkan.
“Doakan dan bantu saya berkampanye untuk memastikan lingkungan hidup menjadi habits di hati kita,” kata Jumhur.
Menurutnya, upaya menjaga lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga harus menjadi kebiasaan yang melekat pada setiap individu. Jika hal tersebut dapat terwujud, dampak positifnya akan dirasakan secara luas oleh masyarakat.
Sebelumnya, Jumhur resmi dilantik sebagai Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH, menggantikan Hanif Faisol Nurofiq dalam upacara pelantikan di Istana Negara. Ia dikenal sebagai tokoh aktivis buruh dengan pengalaman panjang di bidang ketenagakerjaan, termasuk pernah menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) pada 2007–2014 serta Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI).
Selain Jumhur, sejumlah pejabat lain juga dilantik dalam kesempatan yang sama, di antaranya Dudung Abdurachman sebagai Kepala Staf Kepresidenan, Muhammad Qodari sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Abdul Kadir Karding sebagai Kepala Badan Karantina Indonesia, serta Hanif Faisol Nurofiq yang kini menjabat sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan.
Pelantikan ini menandai langkah baru pemerintah dalam memperkuat koordinasi lintas sektor, khususnya dalam menghadapi tantangan lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.














