Menu

Dark Mode
Polri Tetapkan Sepasang Kekasih Tersangka Penjualan Phishing Tools, Raup Rp25 Miliar Wamendagri Usul Denda bagi Warga yang Kehilangan e-KTP PN Jakarta Pusat Hukum Hary Tanoe Bayar Ganti Rugi Rp 531 Miliar ke CMNP Yusril: Akademisi Bebas Kritik Pemerintah, Utamakan Mekanisme Etik Polres Pamekasan Sita 510 Motor dari Aksi Balap Liar Selama Ramadan hingga April 2026 KPK: 25 Persen Kasus Korupsi Terkait Pengadaan Barang dan Jasa

Lifestyle

V-2 CLOUDY  MENAFSIRKAN KEMBALI CINTA DALAM “ARTI CINTA” 

JurnalisBangsabadge-check


					V-2  CLOUDY   MENAFSIRKAN KEMBALI CINTA DALAM “ARTI CINTA”  Perbesar

Singer-songwriter Cloudy resmi melangkah ke panggung musik Indonesia melalui single, “Arti Cinta”, karya cipta Ricky FM dan Ari Lasso, yang diproduksikan oleh Nur Satriatama Lagu ini sudah rilis pada 14 Februari 2026 di seluruh platform digital utama, bertepatan dengan Valentine’s Day.

Di tengah banjir lagu cinta yang sering merayakan romansa secara linear, “Arti Cinta” menawarkan pendekatan yang lebih kontemplatif dan lintas generasi. Cloudy membingkai cinta bukan sekadar sebagai perasaan, melainkan sebagai pengalaman yang berkembang dari gairah masa muda hingga refleksi yang lebih tenang dalam perjalanan hidup. Pendekatannya personal, berlapis, dan lahir dari perjalanan artistik yang terbentuk di antara dua kota dengan jiwa berbeda, Berlin dan Jakarta.

Dengan latar pendidikan musik klasik di Berlin, Claudius Syiwabetara Widjanarko membawa disiplin dan ketelitian komposisi ke dalam karyanya. Namun, di fase kreatifnya sekarang, ia memilih menyeimbangkan teknik dengan rasa. “Dulu saya terlalu mikirin aturan. Sekarang saya biarin rasa yang jalan duluan,” tuturnya. Cloudy menyadari bahwa identitas lintas budayanya membentuk suara artistiknya. “Selalu ada rasa ‘kebanyakan’ di satu tempat dan ‘kurang pas’ di tempat lain. Tapi dari situ lah gaya musik saya lahir,” katanya.

Bagi Cloudy, kembali ke Indonesia lebih dari strategi karier dan berbisnis; ini tentang menyelami lagi akar, cerita, dan wisdom para musisi yang membangun musik Indonesia. Proses produksi “Arti Cinta” telah berjalan sejak Oktober 2025, mencakup rekaman, mixing, mastering, hingga pengembangan visual yang menguatkan cerita emosional di balik lagunya. Proyek ini mendapat dukungan penuh dari aggregator Aquarius Musikindo, salah satu label rekaman paling berpengaruh di Indonesia. Seno M. Hardjo yang bergandengan tangan dengan Farida Widjanarko selaku Eksekutif Produser menilai Cloudy sebagai musisi muda dengan visi yang tajam. “Cloudy bukan hanya datang sebagai penyanyi baru, tetapi sebagai musisi yang paham identitas dan akarnya. Itu yang membuat karyanya terasa jujur, relevan, dan punya jiwa. Notasi lagunya kaya harmoni” ujarnya.

Melalui “Arti Cinta”, Cloudy bukan sekadar merilis lagu, ia membuat cara baru untuk mendengar dan merasakan. Di ruang itu, presisi bertemu dengan emosi, tradisi berdialog dengan kebaruan, dan perjalanan personal menjelma menjadi karya yang melampaui batas usia, ruang, dan pengalaman. MENAFSIRKAN KEMBALI CINTA DALAM “ARTI CINTA” ***Aldo Sianturi menulis Cloudy

 

ARTI CINTA

Written by Ricky FM & Ari Lasso

Performed by CLOUDY

Produced by Nur Satriatama & Seno M. Hardjo

Guitar by Nur Satriatama

Keys by Agus Kristianto

Vocal Director Nur Satriatama

Vocal recorded at River Brick Studio

Vocal backing by Nur Satriatama, Wisha Martadinata, Citra Lidya

Mixed by Eko Sulistiyo

Mastered by Bennytho Siahaan

Excecutive Producer Farida Wijanarko

P&C 2026 Prabawa Entertainmen Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Wamenpar Apresiasi Jawa Timur atas Pengembangan Desa Wisata Berkelanjutan

22 April 2026 - 14:43 WIB

Menpar Apresiasi Bali Spirit Festival 2026

20 April 2026 - 20:30 WIB

Seniman 76 Tahun Berjuang Lunasi Utang Rp500 Juta Lewat Lukisan

19 April 2026 - 21:08 WIB

TMII Rayakan HUT ke-51, Hadirkan 1.000 Penari dari 34 Provinsi Bidik Rekor MURI

19 April 2026 - 14:18 WIB

Kementerian Kebudayaan Berencana Menyesuaikan Distribusi Pendanaan Bagi Festival Film di Berbagai Daerah

19 April 2026 - 09:09 WIB

Trending on Budaya Sastra